fbpx

Saat kita mendengar kata “pekerjaan profesional”, tentu yang terlintas dalam pikiran adalah jenis-jenis pekerjaan yang sangat khusus, membutuhkan kemahiran yang terstandar, butuh pendidikan yang spesial, dan kadang butuh sertifikasi yang resmi. Sebut saja, pekerjaan seperti dokter, pengacara, psikolog, insinyur, konsultan keuangan, akuntan, dan lain sebagainya.

Kita tidak bisa serta-merta melamar ke rumah sakit untuk jadi dokter. Pendidikan tinggi kedokteran harus kita tempuh terlebih dahulu. Setelah lulus, nanti ada lagi sekolah profesi. Bahkan setelah lulus, masih ada magang sebagai asisten dokter, uji profesi, hingga mendapat lisensi sebagai dokter. Oh ya, belum lagi kalau ingin menjadi dokter spesialis, lagi-lagi akan ada pendidikan tambahan yang berkutat pada spesialisasi tersebut.

Begitu juga pengacara, psikolog, konsultan, dan sebagainya.

Di era moderen ini, bahkan makin banyak profesi yang dapat disertifikasi oleh badan otoritas tertentu. Seperti profesi konsultan UI/UX (user interface/user experience) dalam dunia desain programming. Ada beebrapa lembaga internasional khusus yang melakukan pelatihan bagi orang yang tertarik menjadi konsultan dalam bidang ini. Jika lulus, peserta didik tersebut akan mendapat lisensi resmi dengan label lembaga internasional ini.

Dalam kasus ini, tentu bukan berarti anda harus mengantongi lisensi untuk berkutat pada industri UI/UX. Desain UI/UX bisa dilakukan oleh siapa saja yang mampu, baik anak IT lulusan perguran tinggi ataupun SMK. Tapi, dengan mengantongi lisensi resmi, tentu akan lebih meningkatkan afirmasi bahwa anda adalah spesialis UI/UX dan dapat dipanggil untuk mengerjakan proyek UI/UX dari perusahaan/instansi besar.

Sekarang, kita bicara trading forex.

Di Indonesia, kita mungkin lebih mengenal trading saham. Saham adalah surat kepemilikan resmi sebuah perusahaan. Jika kita membeli beberapa lembar saham perusahaan, artinya kita membeli perusahaan tersebut, dengan persentase kepemilikan bergantung pada jumlah lembar saham yang kita beli tersebut.

Cara meraih untung dari saham hanya dua: pertama, beli sahamnya dan tunggu sampai perusahaan tersebut mencetak laba dan membagikan labanya dalam bentuk bagi hasil deviden. Barangsiapa memegang saham ketika perusahaan membagikan deviden, maka ia berhak atas deviden tersebut, dengan jumlah sesuai dengan jumlah kepemilikan sahamnya.

Cara kedua, dengan beli saham di harga tertentu dan tunggu sampai harga saham perusahaan tersebut naik. Harga suatu saham perusahaan bisa naik dan juga turun karena tarik-menarik permintaan dan penawaran. Ketika permintaan akan saham lebih banyak daripada penawarannya, maka harga akan cenderung naik. Sebaliknya, ketika penawaran lebih tinggi daripada permintaannya, maka harga akan cenderung turun. Semudah itu.

Sebenarnya, trading forex tidak jauh beda. Alih-alih saham, yang dijualbelikan dalam pasar valuta asing atau forex adalah mata uang.

Di dunia ini, mata uang diperjualbelikan secara masif selama 24 jam sehari, 5 hari seminggu. Pelaku jual-beli tersebut yang terutama adalah negara-negara, melalui Bank Sentralnya, tentu untuk keperluan transaksi ekonomi-politik negara tersebut.

Kedua adalah bank-bank di tiap negara tersebut, yang tentu membutuhkan valas setiap hari untuk kegiatan operasional perbankan. Lalu ada perusahaan-perusahaan, yang menjual-beli mata uang untuk transaksi internasional atau bahkan investasi. Terakhir ada kita, individu, yang “menyelinap” masuk ke dalam transaksi besar-besaran tersebut untuk ikut mendapat keuntungan.

Bagaimana caranya kita sebagai trader forex meraih untung? Tentu saja dengan memanfaatkan naik turunnya harga. Ketika mata uang diperjualbelikan secara masif di seluruh negara, tentu harga tiap mata uang berfluktuasi hebat tiap detiknya di pasaran. Kita menyelinap masuk ke pasar dan membeli mata uang tertentu di harga tertentu, dan menjualnya ketika harganya naik. Semudah itu.

Bagaimana cara tahu harga mata uang yang baik untuk dibeli? Dengan melakukan beragam analisa, seperti analisa teknikal, yaitu membaca grafik, membaca indikator, melakukan perhitungan matematika, dan sebagainya untuk memprediksi harga.

Ada lagi analisa fundamental, artinya mempelajari fundamental ekonomi dunia saat ini, karena tiap kebijakan negara, kondisi negara, maupun peristiwa internasional, akan sangat berpengaruh pada naik-turunnya harga mata uang.

Dengan melakukan analisa ini, kita pun dapat memprediksi arah kenaikan atau penurunan mata uang tertentu, dan bisa memanfaatkannya untuk meraih untung dari situ.

Pertanyaannya, apakah kegiatan ini berarti spekulasi? Atau apakah jangan-jangan judi?

Mari kita bahas satu per satu.

Nyatanya, banyak orang yang suka berspekulasi dalam trading forex. Mereka tidak melakukan analisa yang mumpuni, dan hanya berspekulasi memasang pesanan beli mata uang tertentu di beberapa posisi, dan berharap ada yang untung.

Tentu saja spekulasi seperti ini sangat berbahaya, karena risiko kerugiannya sangat tinggi. Bisa jadi mata uang yang sudah dibeli malah turun harganya, dan menyebabkan kerugian.

Dalam forex, ada istilah bahwa “pasar selalu benar”. Artinya, naik turun harga yang terjadi di pasar mata uang adalah cerminan dari berbagai faktor di dunia yang terjadi secara logis, dan itulah faktanya. Kita bisa melakukan prediksi menggunakan analisa teknikal dan fundamental, dan benar tidaknya analisa yang kita buat, pasarlah yang menentukan. Pasar akan selalu objektif, karena harga pasar terbentuk karena hasil perdagangan semua pihak di dunia secara terdesentralisasi.

Jadi jika kita melakukan trading forex dengan spekulasi, hampir pasti risikonya tinggi. Karena spekulasi tidak logis, dan hanya bersifat untung-untungan.

Bicara tentang untung-untungan, spekulasi yang sering dilakukan oleh banyak orang membuat trading forex nampak seperti judi. Apakah benar demikian?

Jika anda melakukan trading forex secara sembrono dan untung-untungan, maka benar, yang anda lakukan tidak ada bedanya dengan judi. Judi adalah permainan, dan menang kalah biasanya lebih ditentukan dari keberuntungan dan bukan objektivitas data.

Anda berjudi dengan main kartu, artinya kemenangan anda sebagian ditentukan dari keuntungan anda dalam menarik kartu. Begitupun jika berjudi sepakbola, judi pacuan kuda, judi mahjong, judi bilyard, dan sebagainya. Semua lebih ditentukan keberuntungan.

Jadi, apakah bisa melakukan trading forex tanpa berspekulasi dan bahkan tanpa seolah-olah bermain judi? Ya jelas bisa.

Perbedaan jelas antara trader forex profesional dan spekulan maupun pemain judi adalah caranya melakukan permainan. Trader forex berpikir dengan objektif, melakukan analisa teknikal dan fundamental secara cermat. Mempelajari indikator secara teliti dan membaca berita ekonomi politik dunia setia hari.

Trader forex yang profesional melakukan strategi keuangan yang cermat. Dia menentukan mau beli mata uang di harga berapa dan berapa banyak, dan menjualnya untuk meraih keuntungan berapa, serta bersiap-siap rugi berapa jika perdagangannya gagal.

Trader forex melihat dengan cermat modal yang ia miliki, berapa banyak yang mau ia belanjakan setiap hari atau setiap minggunya dan berapa banyak yang mau ia simpan sebagai cadangan.

Faktanya, di luar negeri, trader forex adalah pekerjaan profesional. Sebagaimana pengacara, dokter, dan psikolog. Tidak semua orang cocok menekuni profesi ini, karena lebih dari 90 persen orang yang pernah mencoba forex akan berhenti melakukannya. Kurang dari 10 persen akan bertahan, lebih kurang lagi mereka yang berhasil untung dari forex, dan jauh lebih sedikit lagi yang akhirnya bisa menjadi trader forex profesional dengan pendapatan sehari-hari dari forex.

Menjadi trader forex profesional bukan proses yang mudah. Seorang trader bukan hanya harus belajar tentang berbagai teori, teknik, analisa, dan indikator dalam forex. Ia juga harus sudah berpengalaman dalam trading dengan menggunakan uangnya sendiri. Ia sudah mengalami rugi puluhan hingga ratusan juta rupiah, merasakan depresi karena rugi, tapi bangkit lagi dan mengevaluasi dirinya sendiri.

Dengan begitu, ia pun kenyang makan asam garam pengalaman. Setelah bertahun-tahun bergulat pada forex, akhirnya ia mumpuni secara pengetahuan, mahir secara pengalaman, dan dewasa secara kejiwaan. Barulah seorang trader pantas disebut trader forex profesional.

Trader forex profesional inilah yang akhirnya  sukses menjadikan kegiatannya sebagai mata pencaharian dengan omset fantastis tiap minggunya. Selain itu, ia juga menjadi konsultan forex bagi orang yang mau menekuninya, dan bahkan jadi Master Trader untuk platform copy trade.

Baca selengkapnya: Mengenal Apa Itu “Copy Trading” dalam Forex

Apa itu copy trade? Copy trade adalah fitur yang memungkinkan siapapun untuk menyalin persis aktivitas trading forex-nya agar sama persis seperti yang dilakukan Master Trader forex profesional. Jadi jika anda membuka akun trading dan memasang copy trade pada seorang Master Trader, secara otomatis akun anda akan mengikuti aktivitas perdagangan Master Trader tersebut.

Saat Master Trader membeli mata uang Euro, akun anda juga membeli mata uang tersebut di harga yang sama.

Saat Master Trader menjual mata uang Euro untuk meraih profit karena Euro harganya naik, maka akun anda juga menjual mata uang tersebut di harga yang sama.

Tanpa perlu belajar, tanpa perlu berpengalaman, tanpa perlu bekerja menganalisa, mengawasi harga, dan mengeksekusi jual-beli sama sekali, siapapun bisa meraih “kemenangan” profit yang sama seperti Master Trader profesional.

Itulah fitur yang disediakan oleh Portofolio.co.id. Platform forex kami menyeleksi trader forex profesional, yang memang berpengetahuan, berpengalaman, dan terbukti ahli dalam melakukan trading forex selama bertahun-tahu. Mereka bukan spekulan, bukan pula pemain judi, tapi adalah profesional yang sudah makan sehari-hari dari trading forex.

Master Trader ini dikumpulkan dan disediakan oleh Portofolio.co.id untuk bisa disalin aktivitas tradingnya, alias jadi target copy trading, oleh masyarakat luas. Skema ini pun menjadi bentuk sharing economy, karena baik Master Trader dan Copy Trader diuntungkan.

Baca selengkapnya: Skema “Sharing Economy” dalam Fitur Copy Trade di Portofolio.

Tertarik mencoba copy trading di Portofolio?

 Segera saja daftar dulu sebagai member gratis Portofolio di bit.ly/portofoliosignup

Hubungi kami di: 08113433800

Email: support@portofolio.co.id

Categories: Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *