Banyak orang yang berasumsi bahwa trading itu sama dengan berjudi. Tapi apakah benar demikian? Satu hal yang membuat trading dan judi sama adalah kemungkinan 50:50. Artinya, hanya ada satu hasil dari dua kemungkinan yang bias terjadi dalam trading ataupun judi: bisa untung atau rugi.

Kesamaan lainnya adalah, sebagaimana judi, trading tidak memiliki strategi jitu yang bisa memastikan pergerakanya. Tidak ada satu orang pun pemain trading yang benar-benar bisa mengetahui pergerakan pasar keuangan. Ada banyak analis, ada banyak prediksi, tapi sekali lagi, semua hanya perkiraan, tidak ada kepastian.

Selain itu, keduanya pasti akan mengalami LOSS atau rugi. Baik trading atau judi bukan hanya memiliki potensi LOSS, namun memang merugi sudah menjadi bagian dari permainannya.

Lantas, apa memang benar trading itu sama dengan judi, ataukah mungkin ada perbedaan fundamental dari keduanya?

Yang membedakan adalah mindset yang dimiliki oleh trader. Seorang trader dalam pasar forex bisa melakukan beragam usaha, menggunakan beragam metode dan teknik, menginisiasi berbagai penelitian, untuk bisa membuat keputusan trading yang tepat. Dengan daya upaya itu, mereka dapat meraih untuk maksimal atau minimal meminimalisir kerugian yang dialami.

Di sis lain, Judi lebih mengarah kepada peruntungan nasib semata. Tidak ada perhitungan yang logis dalam permainan judi apapun. Meski mungkin ada kemungkinan probabilitas matematika dalam permainan kartu atau dadu, tetap saja semuanya bergantung pada keberuntungan semata.

Permainan yang dimainkan oleh trader dalam pasar forex, atau mungkin pasar modal lainnya seperti saham, komoditas, dan obligasi, semuanya tunduk pada hukum ekonomi yang logis. Naik-turunnya harga mata uang, harga saham, harga komoditas, dan obligasi, semuanya bergantung pada kondisi pasar yang bisa diteliti secara ilmiah. Berbagai peristiwa dunia seperti isu ekonomi, politik, dan keamanan, tentu saja menjadi variabel yang amat berpengaruh pada gejolak di pasar modal.

Sehingga, bermain dalam pasar ini menjadi sebuah permainan yang logis, yang memang bisa dianalisis dan diprediksi secara ilmiah, sekalipun memang tidak bisa diperkirakan secara 100 persen tepat.

Sebaliknya, judi tidak atau minim memiliki logika, apalagi logika ekonomi. Jika anda bermain kartu dan dadu, ya semuanya bergantung pada kartu yang ditarik atau jumlah dadu yang dilempar. Jika anda bertaruh pada klub sepak bola atau olahraga lainnya, semua bergantung pada performa mereka di lapangan yang tentu banyak faktor bisa mempengaruhi.

Maka itu, trading dalam forex tidak akan pernah sama dengan berjudi. Ada perbedaan fundamental dari segi pelakunya sendiri, seorang trader profesional melakukan usaha dan menganalisa demi mendapatkan keuntungan, sementara penjudi hanya bermodal keberuntungan.

Dari segi permainan pun jelas beda, forex adalah perdagangan besar antar mata uang yang memang dijalankan secara sungguhan di seluruh dunia oleh milyaran orang dan ratusan negara. Sementara permainan judi memang hanya sebuah permainan keberuntungan yang mana menang dan kalah hanya berdasarkan atas nasib semata.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *