fbpx

Seorang trader yang sangat pro tidak terbentuk dalam semalam saja tentunya. Banyak fase-fase yang dilalui orang tersebut untuk bisa menjadi seperti sekarang ini. Ada beberapa tahapan yang dilalui trader dari pemula sampai ia menjadi seorang trader yang handal, tentunya hanya dengan kerja keras trader bisa sampai pada level handal.

Ada empat tingkatan trader yang perlu kamu tahu. Apa saja?

Baca juga: Inilah 4 Tips Trading Forex untuk Jangka Panjang

1. Benar-benar pemula.

Pada level ini, merupakan seorang yang baru saja tertarik dalam dunia trading dan ingin mecoba trading. Biasanya, mereka tertarik karena terhasut oleh iming-iming oknum yang selalu mengatakan bahwa trading pasti untung dan bisa cepat kaya.

Di tahap ini pula trader pemula terlalu fokus dengan profit sehingga tidak memperhitungkan resiko, penempatan lot yang besar dan cut loss yang tidak jelas. Karena fokus dengan profit besar, maka kesabaran pun tidak ada di benak mereka. Disinilah trader-trader pemula sering terkena margin call atau kehilangan seluruh modalnya karena strategi mereka yang terkesan gambling. Mereka juga cenderung mencari analisa-analisa dari berbagai sumber, dan hampir semua analisa dieksekusi oleh mereka tanpa ada perencanaan yang matang.

2. Tidak kapok, justru penasaran

Dari semua trader pemula yang terkena margin call tadi, hanya sedikit saja yang tidak menyerah malah masih penasaran bagaimana bisa sukses di bisnis trading. Pada tingkatan ini mereka mulai mencari-cari teknik trading yang cocok dan sesuai dengan karakter mereka. Ada juga yang mencari pelatihan-pelatihan trading di lewat internet maupun secara offline. Pada tahap ini mereka juga mulai menguasai teknik trading yang mereka pelajari.

Baca juga: Membedakan Strategi Trading yang Baik dan Buruk, Caranya?

3. Teknik menguasai namun psikologi dan money management belum tertata

Meskipun telah memiliki teknik jitu yang bisa diandalkan, trader belum bisa mengontrol emosi dan money management. Merasa sudah memiliki teknik yang hebat, memasang lot pun sengaja dibesarkan. Mereka masih belum sadar bahwa sebagus apapun teknik trading, yang namanya resiko atau kerugian bisa terjadi kapan saja.

4. Harmoni Teknik, Psikologi, dan Money Management

Merasa pertumbuhan akunnya naik turun karena ketidak konsistenan memasang lot, mereka pun sadar dan mulai ketat dengan manajemen resiko. Mereka menentukan berapa besar yang mereka relakan ketika terjadi  kerugian dalam sekali transaksi. Jadi apabila transaksi mereka rugi, kerugian tidak akan melebihi batas yang telah mereka tentukan. Pada tahap ini, trader terlihat lebih santai, jika profit mereka biasa saja dan jika rugi tidak baper karena sudah memiliki rencana trading yang jelas. Selain itu mereka juga hanya tinggal withdraw berkali-kali dan menikmati profit mereka.

Nah, itu dia tingkatan trader. Kalau kamu yang mana? (md)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *