fbpx

Digelar di Buenos Aires, Argentina pada Sabtu (1/12) lalu, Presiden China XI Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dalam sebuah agenda makan malam bersama.

Jamuan makan malam tersebut membuahkan hasil yang positif. Kedua pemimpin negara yang disebut-sebut melakukan perang dagang itu akhirnya setuju untuk tidak megenakan tarif tambahan di sektor perdagangan setelah 1 Januari 2019.

Keputusan ini tentunya dapat cukup meredam panasnya perang dagang antara China dan AS selama ini, seperti apa yang ditulis Bloomberg pada Minggu (2/12) yang mengutip laporan televise China, CGTN.

Baca juga: Harga CPO Semakin Melemah, Begini Kebijakan Pemerintah

“Presiden AS AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat untuk menjaga perang dagang mereka dari eskalasi dengan janji menahan sementara pengenaan tarif baru,” tulis Bloomberg.

Lebih Baik di Level Berikutnya

Presiden China, Xi Jinping mengatakan bahwa pihaknya ingin bertukar pandangan dengan Donald Trump terkait isu-isu terkini, sehingga hubungan AS-China bisa lebih baik di level berikutnya.

Baca juga: Ternyata Beda, Inilah 3 Tipe Trader Sesuai Karakternya

Trump sendiri mengatakan sesuatu yang positif terkait agenda ini. “Akan mendiskusikan perdagangan dan saya pikir pada poin tertentu kami akan mencapai sesuatu yang baik untuk China dan baik untuk AS,” kata Trump.

Sementara itu, sebelum jamuan makan ini digelar Wall Street mengakhiri November dengan reli yang kencang. Para investor banyak berharap pertemuan AS-China di Buenos Aires menghasilkan kesepakatan dagang yang positif.

Indeks-indeks acuan bursa AS seperti Dow Jones Industrial Average menguat 0,79% menjadi 25.538,46, S&P 500 melompat 0,82% ke posisi 2.760,17, dan Nasdaq Composite naik 0,79% ke 7.330,54.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *