fbpx

Psikologi Trading Sebelum Mulai Perlu Diperhatikan

Perhatikan psikologi trading sebelum memulai. Alasannya, aktivitas trading pada umumnya selalu melibatkan emosi. Bila kita adalah seorang trader yang memiliki tingkat kecerdasan dan memiliki latar belakang pencapapaian akademik yang luar biasa, sebetulnya hal tersebut tidak akan terlalu berguna dalam trading jika kita tidak mampu menguasai emosi kita sendiri. Bisa jadi ada seorang trader yang memiliki kecerdasan biasa-biasa saja tapi bisa mendapatkan profit yang lebih konsisten daripada kita karena ia memiliki penguasaan emosi yang baik. Pada kenyataannya di lapangan, banyak sekali trader yang menemui kegagalan karena tidak mampu menguasai emosi. Poin-pon penting dalam psikologi trading yang harus kamu pelajari seperti berikut ini:

1. Rencana Trading

Miliki rencana sebelum anda memulai trading. Rencana ini meliputi penguasaan teknik anda yang teruji; waktu, yaitu kapan kamu masuk kedalam pasar atau mengeksekusi tradinganmu. Kontrol resiko yang sudah kamu perkirakan, dimana kamu sudah merencanakan maksimal kerugian apabila pasar tidak berjalan sesuai prediksi kamu.

2. Jangan Serakah

Hampir semua orang akan setuju bahwa serakah itu tidak baik. Itulah gunanya menggunakan Take Profit. Ketika harga sudah menyentuh target profitmu, ya sudah terima saja, meskipun harga ternyata melanjutkan pergerakannya. Kamu masih memiliki banyak waktu untuk mencari peluang lain.

Demikian pula ketika pasar menyentuh Stop Loss Anda. Terima saja. Jangan terpengaruh untuk membatalkan stop loss Anda ketika harga semakin mendekati level tersebut. Ingatlah bahwa stop loss itu pada dasarnya adalah penyelamat akun Anda dari potensi kerugian yang lebih besar.

3. Eksekusi yang Konsisten

Apabila kamu sudah menguji dan yakin dengan strategimu, eksekusi terus trading milikmu sesuai dengan aturan yang sudah kamu tetapkan, apapun hasilnya. Namun jika kamu mengalami rugi berturut-turut sehingga menyentuh batas maksimal resiko dari keseluruhan modal, mungkin kamu perlu mengkaji ulang strategimu. Jangan dulu menyerah, analisa lah dengan kepala dingin.

Namun, apabila kerugiannya masih belum mengenai batas resiko maksimal menurutmu, ya hajar saja. Tekankan selalu pemikiran “kalau loss ya sudah, kalau profit biasa saja”.

Menerapkan prinsip seperti 3 hal di atas, akan membuat mentalmu lebih kuat saat melakukan trading. Tentunya semua investasi memiliki resiko. Tinggal bagaimana strategimu dalam meminimalisir kerugian dan meningkatkan profit. Jaga semangat dan selamat bertrading!

Baca Juga: Indonesia – Korsel Menghangat, Kini Transmedia ‘SAH’ Kerja Sama dengan Raja Kpop SM Entertainment


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *