fbpx

Selain mendapatkan penghasilan tambahan, trading ternyata mempengaruhi kehidupanmu sehari-hari. Sadar atau tidak sadar, terbiasa trading membuat psikologismu menjadi berubah. Tentu berubah ke arah positif ya.

Menjadi trader bisa diibaratkan sebagai ahli bela diri. Setiap ahli bela diri sangat paham bagaimana rasanya digembleng secara mental, fisik dan emosi. Entah itu dari latihan yang berat yang hampir membuat putus asa, kalah dalam pertandingan atau gagal masuk seleksi tim kompetisi.

Begitu pula dengan trader, kira-kira sifat apa saja yang bisa kamu dapatkan saat menjadi trader? Berikut ini 8 manfaatnya.

Kemampuan Untuk Bertahan

Menyerah bukanlah sebuah pilihan. Tak peduli betapa melelahkannya, betapa menyakitkannya proses yang dijalani, tidak boleh menjadi penghalang antara Kamu dan tujuan kamu. Jika suatu saat kamu merasa akan menyerah, coba pikirkan, “Seberapa besar keinginan saya untuk berhasil? Apakah saya nanti akan menyesal jika saya berhenti sekarang?” Kalaupuan kamu tak mampu menjawabnya, jangan menyerah. Kamu sudah hampir mencapai tujuan Kamu.

Kemauan Untuk Berubah

Semakin kuat mental seseorang, sebenarnya akan semakin mudah mereka untuk beradaptasi. Mempelajari teknik baru dan menyempurnakan teknik yang telah dikuasai merupakan hal penting untuk tetap bisa bergerak maju. Mereka yang keras kepala dan ragu untuk mempelajari hal-hal baru akan tertinggal.

Tetapi perlu diingat, semangat mempelajari hal-hal baru bukan berarti kamu secara membabi-buta mempercayai setiap informasi yang kamu terima. Pastikan bahwa hal-hal baru yang kamu pelajari itu datang dari sumber yang kompeten, yang luas pengetahuannya dan memiliki jejak rekam yang baik di bidangnya.

Di bidang trading forex ini, tidak bisa dipungkiri bahwa jam terbang sangat mempengaruhi kompetensi seseorang. Mengapa? Karena pengalaman yang membentuknya.

Image result for trader

www.fool.com

Kemampuan Mengendalikan Diri

Salah satu butir “Sumpah Karate” berbunyi “sanggup menguasai diri”. Karateka – dan pasti juga ahli bela diri lain – yang bermental baik selalu bisa mengontrol emosi mereka dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pertandingan. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka tidak akan mudah terpancing untuk melayani tantangan seorang berandalan, sebab mereka sadar dengan kemampuan yang mereka miliki, berkelahi dengan seorang berandalan justru bisa berakibat fatal bagi si berandalan tersebut.

Ketika dalam pertandingan, mereka tahu persis apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan. Dengan mengetahui apa yang tidak boleh mereka lakukan, mereka tidak akan membuang-buang waktu untuk itu. Mereka hanya akan fokus pada peluang mana yang benar-benar bisa mereka menangkan, bukannya memaksakan diri melakukan semua serangan tanpa perhitungan.

Sebagai trader forex, kuasai emosi kamu. Jangan mudah terpancing untuk melakukan aksi kecuali jika Kamu benar-benar yakin peluang untuk berhasil cukup besar.

Keberanian Mengambil Resiko

Sekilas mungkin bertentangan dengan poin nomor 3 di atas, tetapi sebenarnya tidak. Mengambil resiko pun tentu dengan perhitungan yang matang. Tanpa perhitungan yang matang, akan konyol akibatnya.

Sematang apa pun strategi pertandingan yang sudah dilatih, akan percuma jika sang ahli bela diri tidak berani membuat serangan. Demikian juga dalam trading. Secanggih apa pun strategi trading kamu, akan percuma jika kamu tak berani membuka transaksi berdasarkan strategi tersebut.

Kemampuan Untuk Move On

Tidak setiap pertandingan bisa dimenangkan, pasti ada waktunya mengecap kekalahan. Banyak orang yang suka larut dalam masa lalu dan menyesali kejadian yang telah lampau, berharap seandainya mereka mengambil langkah yang berbeda saat itu.

Daripada larut dalam lamunan masa lalu, mengapa Kamu tidak memfokuskan pikiran untuk masa depan? Mengakui bahwa telah melakukan kesalahan di masa lalu itu penting, tetapi lebih penting lagi jika Kamu mengambil pelajaran dari situ dan bersiap untuk menyongsong masa depan.

Mampu Belajar Dari Kesalahan

Ini berkaitan dengan poin nomor 5 di atas, tetapi “move on” dan belajar dari kesalahan itu adalah dua hal yang berbeda. Setelah mengakui bahwa kamu telah melakukan kesalahan, kamu harus bisa memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan itu. Sayangnya, untuk bisa belajar dari kesalahan, kamu memang harus mampu betul-betul “move on” dulu.

Percaya Diri

Salah satu output dari mempelajari bela diri adalah meningkatnya kepercayaan diri. Tidak mungkin – setidaknya kecil peluangnya – seorang atlet bela diri bisa memenangkan sebuah pertandingan jika ia tidak percaya diri. Kepercayaan diri ini bisa didapat dari latihan rutin – dan tentu saja serius – selama bertahun-tahun.

Jika seorang trader sudah berlatih dengan waktu yang cukup sehingga mendapat pengalaman trading yang cukup, kepercayaan dirinya akan terbentuk. Tidak ada alasan untuk tidak mengambil peluang karena pengalaman mendukungnya untuk mengambil keputusan tersebut. Hanya saja, tingkat kepercayaan diri ini harus diatur sehingga tidak menyebabkan kesombongan. Ini erat kaitannya dengan poin nomor 3 di atas.

Mampu Bersabar

Semakin lama kamu belajar bela diri, kamu akan semakin menyadari bahwa kesabaran adalah kunci. Tidak ada hasil yang instan. Semua membutuhkan waktu dan proses seperti pengulangan-pengulangan gerak dan jurus secara rutin, berjam-jam latihan, serta latih tanding. Kamu tidak akan berhenti berlatih hingga Kamu bisa melakukannya dengan benar. Bahkan setelah itu pun kamu tak boleh berhenti berlatih.

Begitu pula dengan trading forex. Seperti yang sudah disinggung di awal, tidak ada trader yang menjadi legend hanya dalam waktu semalam. Semua butuh proses.

Selamat berlatih. Sampai bertemu di Portofolio Indonesia.

Baca Juga: 5 Oktober: NFP AS dan Tenaga Kerja Kanada


1 Comment

Istilah Pasar Modal yang Semestinya Kamu Tahu! · October 12, 2018 at 12:28 PM

[…] Baca Juga: 8 Manfaat Untuk Psikologi Ketika Kamu Trading […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *