fbpx

Menjadi kaya kayaknya harapan semua orang ya. Tapi buat sampek ketitik kaya versimu pasti nggak semudah membalikkan tangan. Ada banyak hal yang harus diusahakan, misalnya dengan menabung dan investasi. Eits, tapi itu aja nggak cukup. Ternyata ‘sifat’ juga bisa penghalang dirimu menjadi kaya. Berikut ini 5 sifat yang bisa bikin kamu nggak kaya-kaya. Plis, hati-hati!

Nggak Ngitung Pengeluaran Secara Benar

Kamu mungkin memiliki ide bagus tentang berapa banyak uang yang masuk setiap bulan, tetapi berapa banyak uang yang keluar untuk segala jenis pembayaran Anda tidak mengingatnya. Ini adalah salah satu petaka karena kemungkinan besar Anda tidak akan menemukan cara untuk mengurangi pengeluaran.

Untuk mengetahui dengan tepat di mana Anda menghabiskan lebih banyak uang daripada kebutuhan, catatlah pembelian selama beberapa bulan. Anda dapat mencoba menulis biaya di buku catatan atau menggunakan aplikasi yang melacak pengeluaranmu, seperti Mint atau Personal Capital.

Nggak Pernah Nabung

Kamu tidak bisa sampai ke tujuan jika kamu tidak tahu apa yang kamu inginkan. Pikirkan tentang apa yang kamu inginkan untuk masa depan dan buatlah tujuan penghematan yang tepat.

Coba ditelusuri lagi, kamu sebenarnya ingin liburan atau tamasya? pendidikan anak-anak? Jika iya hitung berapa biaya yang perlu ditekan untuk kebutuhan masa depan tersebut dan berapa lama. Untuk itu, mulailah menyisihkan sejumlah uang setiap minggu atau bulan.

Hidup Bermodal Gaji

Tagihan bulanan selalu ada, tapi kamu hanya menggantungkan hidupmu dari gaji.Ya, sangat mustahil tentunya untuk mengisi buku tabungan dan menumpuknya menjadi gunungan harta.

Maka kamu perlu meningkatkan penghasilanmu atau irit dalam belanja. Cara termudah untuk meningkatkan potensi penghasilan adalah dengan meminta kenaikan gaji. Kamu juga dapat menemukan pekerjaan paruh waktu atau menetapkan penghasilan pasif. Atau jika ingin berbelanja lebih selektif memilih produk yang dibeli. Mulailah dengan membaca strategi menghemat uang dari orang-orang biasa yang membukukan separuh dari penghasilan mereka.

Nggak Bisa Bayar Kartu Kredit

Tidak mampu membayar lebih dari sebulan tunggakan minimum kartu kredit berpotensi membuat utang kartu kredit Anda membengkak. Pertimbangkanlah untuk membayar hanya dengan uang tunai. Ini akan memaksa Anda untuk tetap pada anggaran.

Nggak Punya Dana Darurat

Hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Kamu bisa kehilangan pekerjaan, membutuhkan dana darurat untuk medis atau mobil yang mogok kapan saja, untuk itu sangat penting untuk menyiapkan dana darurat.
Jika kamu tidak memprioritaskan dana darurat, sementara kamu juga tidak cukup menabung. Wah, alamat wassalam!

Pakar keuangan pribadi Dave Ramsey merekomendasikan untuk memulai dana darurat bahkan sebelum menyelesaikan utang.

Idenya adalah bahwa jika biaya besar yang darurat atau tidak terduga muncul, kamu tidak perlu membayar lebih banyak utang untuk menutupinya. Persiapkan dana jaga-jaga sekitar Rp 13 juta atau lebih yang berfungsi sebagai bantalan sementara yang membuat Anda terbebas dari utang.

Setelah melunasi utang, kamu dapat mulai membangun dana harian yang lebih lengkap untuk menutupi biaya hidup tiga hingga enam bulan yang direkomendasikan para ahli.

Tidak Mencoba Investasi

Maka inilah pentingnya investasi. Kamu mencoba sekali, dampaknya bisa kamu rasakan sampai nanti. Investasi inilah yang juga berperan sebagai tameng ketika keadaan menghimpitmu.

Ada banyak jenis investasi yang bisa kamu coba kok. Dari yang berwujud hingga yang digital. Tapi ingat, sebelum investasi sebaiknya kamu cari tahu keakuratannya. Salah satunya dengan berkunjung ke website kami di www.portofolio.co.id

Cari tahu info investasi yang tepat untuk masa depan yang lebih gemilang!


1 Comment

Mengejukan, Dua Pendiri Instagram Mengundurkan Diri · September 28, 2018 at 11:58 PM

[…] Baca Juga: Hati-Hati, Inilah 5 Tanda Kamu Susah Kaya […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *