fbpx

Triple Candlestick chart sebagai salah satu jenis chart yang populer di kalangan para trader. Teknik analisis dengan menggunakan candlestick pattern sebenarnya “mengubah” candlestick menjadi semacam “indikator”. Dengan mengenali pola-pola tertentu, Anda bisa memperkirakan ke mana harga akan bergerak selanjutnya.

Perlu diingat bahwa pola candlestick biasanya hanya diikuti oleh koreksi jangka pendek saja. Pola-pola tersebut berguna bagi para trader yang ingin memanfaatkan peluang koreksi. Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan bahwa pola candlestick bisa diikuti oleh reversal (pembalikan arah) untuk jangka waktu yang lebih panjang.

Pola candlestick yang juga populer adalah pola candlestick yang terdiri atas tiga buah candlestick. Kita akan membahas pola triple candlestick yang populer saja, ya.

a. Morning Star & Evening Star

Kita mulai dari pola triple candlestick yang paling populer, yaitu morning star dan evening star. Pola-pola ini populer karena kemunculannya biasanya diikuti oleh koreksi yang lebih panjang daripada pola-pola yang lain.

Morning & evening star
Morning & evening star
Morning star merupakan indikasi bullish, sedangkan evening star memiliki indikasi bearish.

Morning star dapat Anda kenali memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Candlestick pertama merupakan candlestick bearish, yang mana adalah bagian dari sebuah downtrend.
2. Candlestick ke-dua adalah candlestick yang memiliki body yang lebih kecil, bisa merupakan candlestick bullish ataupun bearish. Hal ini menunjukkan bahwa mulai ada “keragu-raguan” di pasar.
3. Candlestick ke-tiga adalah candlestick bullish yang lebih panjang daripada candlestick ke-dua. Panjangnya tidak perlu sama dengan candlestick pertama, namun posisi harga close-nya harus melebihi setengah dari body candlestick pertama. Inilah konfirmasi terbentuknya pola morning star.

Nah, kalau evening star merupakan kebalikan dari morning star tadi:

1. Candlestick pertama merupakan candlestick bullish, yang mana adalah bagian dari sebuah uptrend.
2. Candlestick ke-dua adalah candlestick yang memiliki body yang lebih kecil, bullish ataupun bearish tidak penting.
3. Candlestick ke-tiga adalah candlestick bearish yang lebih panjang daripada candlestick ke-dua. Panjangnya tidak perlu sama dengan candlestick pertama, namun posisi harga close-nya harus melebihi setengah dari body candlestick pertama. Inilah konfirmasi terbentuknya pola evening star.

Ada kalanya candlestick yang ke-2 adalah sebuah doji. Nama polanya pun akan dimodifikasi menjadi morning doji star atau evening doji star.

b. Three White Soldiers & Three Black Crows

Pola three white soldires adalah tiga buah candlestick bullish yang muncul berurutan pada saat downtrend, yang merupakan sinyal bullish. Pola ini merupakan salah satu pola yang dianggap sinyal bullish yang kuat, terutama jika muncul pada saat downtrend memasuki fase konsolidasi. Fase konsolidasi dalam sebuah tren sendiri adalah ketika harga cenderung bergerak sideways.

Candlestick yang pertama dalam pola ini tentunya adalah sebuah candlestick bullish. Candlestick ke-2 haruslah juga sebuah candlestick bullish yang body-nya lebih panjang daripada candlestick pertama. Selain itu, jarak antara harga close dan high candlestick yang ke-2 ini juga tidak boleh terlalu jauh. Upper shadow-nya harus sangat pendek atau tidak ada sama sekali.

Pola ini akan lengkap dengan kemunculan candlestick ke-3 yang panjangnya paling tidak sama dengan candlestick ke-2 atau lebih panjang. Shadow-nya juga harus sangat pendek atau tidak ada sama sekali. Akan semakin baik jika candlestick yang ke-3 adalah sebuah white marubozu.

“Lawan” dari three white soldiers adalah three black crows. Pola tersebut adalah pola bearish, yang merupakan kemunculan tiga candlestick bearish secara berurutan pada saat uptrend.

Candlestick yang pertama dalam pola ini adalah sebuah candlestick bearish. Candlestick ke-2 haruslah juga sebuah candlestick bearish yang body-nya lebih panjang daripada candlestick pertama. Lower shadow-nya harus sangat pendek atau tidak ada sama sekali.

Konfirmasi pola ini adalah kemunculan candlestick ke-3 yang panjangnya paling tidak sama dengan candlestick ke-2 atau lebih panjang. Shadow-nya juga harus sangat pendek atau tidak ada sama sekali. Jika candlestick yang ke-3 adalah sebuah black marubozu, maka pola ini akan semakin bagus.

Jika kamu tertarik untuk mempelajari lebih banyak pola candlestick, kamu bisa lho berkonsultasi dengan Tim Edukasi Portofolio. Yuk, daftarkan dirimu di Portofolio dan nikmati panduan cara trading yang benar!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *