fbpx

Jalan-jalan murah ke luar negeri. Gengs, siapa sih yang nggak pengen berpergian ke luar negeri? Kayaknya salah satu impian anak milenial adalah bepergian ke luar negeri. Tetapi sorry, keinginan itu nggak murah, butuh mempersiapkan tabungan dalam jumlah besar.

Sekarang ada tren baru jalan-jalan sambil bekerja dan di bayar. Berikut adalah tiga pekerjaan yang bisa kamu lakukan untuk memperoleh uang sambil berjalan-jalan atau tinggal di luar negeri dalam jangka panjang.

Nah berikut ini persiapan yang bisa kamu lakukan mulai sekarang!

1. Ngajar Bahasa Inggris

Nggak ada salahnya mencoba peruntungan jadi tenaga pengajar di negara yang bahasa nasionalnya bahasa inggris. Kalau kamu punya kemampuan bahasa inggris yang mumpuni, coba daftar ke lembaga inggris di negera setempat. Atau kalau ada teman yang meminta untuk diajari, kamu bisa membantu.

Contohnya ada Francesca Murray, jurnalis multimedia di balik situs One Girl One World, pindah ke sebuah negara kepulauan di Laut Karibia bernama Martinik untuk mengajar Bahasa Inggris saat berusia 27 tahun. Awalnya, pekerjaan itu ditujukan untuk membangun konten blog-nya, kemudian apa yang dia lakukan berkembang menjadi lebih bermakna. Dia dikenal sebagai pakar Amerika di pulau itu, bahkan menerbitkan pedoman ke Martinik dalam Bahasa Inggris yang pertama di dunia. Dia menyebut mengajar Bahasa Inggris di luar negeri sebagai “cara luar biasa untuk sepenuhnya membenamkan diri Anda ke dalam suatu budaya.

2. Visa Working Holiday

Dengan menggunakan visa working holiday kamu bisa bekerja di negara yang dituju. Itung-itung sekalian liburan, income pun juga kamu dapatkan. Tapi mendapatkan visa juga nggak gampang lho. Jadi pastikan tabungan untuk jalan-jalan sudah disediakan sejak lama. Kalau nggak nabung, minimal investasi deh. Tapi alokasikan khusus untuk traveling.

Fyi, program ini memperbolehkan kamu tinggal di negara lain dan bekerja di pekerjaan non-profesional seperti peracik minuman (bartender) dalam jangka waktu tertentu, biasanya antara enam sampai 24 bulan. Keuntungan tambahannya adalah (biasanya) kamu bisa tinggal lebih lama di satu negara dibanding pergi ke sana menggunakan visa turis normal.

Negara-negara yang menyediakan visa working holiday menganggap program ini sebagai cara mendorong pariwisata jangka panjang sekaligus mempromosikan kesadaran budaya.

Jika kamu tidak yakin dengan perjalanan karir atau ingin sekedar rehat dari rutinitas, visa working holiday adalah cara terbaik untuk “pindah” ke luar negeri dan menghasilkan uang. Para pemohon umumnya harus berusia antara 18-30 tahun, meski setiap negara memiliki pedomannya sendiri.

healthfitnessrevolution.com

3. Bekerja Sambilan

Kalau kamu punya keahlian khusus, misalnya melukis. Kamu bisa lho menggunakan keahlianmu untuk membuat souvenir negara tersebut. Kamu bisa menjual kepada turis mancanegara yang datang. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan uang tambahan kan?

Seperti contohnya Kach dan Jonathan Howe yang menghabiskan waktu bertahun-tahun menjelajahi Amerika Tengah dan Asia. Meski pasangan Filipina-Inggris ini sekarang menjelajah dengan kapal pesiar mewah, mereka pernah melakukan pekerjaan sambilan untuk membiayai petualangan mereka sambil berjalan-jalan ke seluruh pelosok benua.

Pasangan ini membagikan pengalaman petualangan mereka di situs blog Mr & Mrs Howe. Di situ, mereka menjabarkan seluruh pekerjaan yang pernah mereka lakukan sambil berlibur dengan uang seadanya (backpacking), mulai dari mengajar Bahasa Inggris, duduk di meja resepsionis sampai mengelola media sosial beberapa hostel. Setelah menikmati perjalanan selama bertahun-tahun, mereka sangat menyarankan kamu untuk berinvestasi di keahlian-keahlian baru jika ingin bepergian sambil bekerja.

Bekerja, menjadi sukarelawan atau bergabung dengan sebuah program pekerjaan adalah cara luar biasa untuk lebih dalam memahami suatu tempat, kata Kach Howe.

Jadi bagaimana Sahabat Portofolio, sudah mempersiapkan liburan untukmu?


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *