fbpx

Generasi zaman now terkenal dengan generasi serba cepat. Begitu pula dengan kecepatan menghabiskan uang. Ikut trend supaya nambah eksis mungkin sudah bukan hal yang asing lagi kedengarannya. Namanya juga punya lagi punya uang, pasti rasanya pengen beli ini itu. Syukur-syukur kalau bisa nabung.

Tapi sayangnya nggak semua generasi zaman now bisa nabung dengan bijak. Nah, biar duitmu nggak habis secara sia-sia, Portofolio kasih tau cara berhemat yang tepat buat kalian!

1. Gunakan Transportasi Umum

Murahnya DP motor dan mobil membuat banyak orang tergiur untuk membeli keduanya. Tanpa mereka sadari, uang yang dibayarkan justru akan mengurangi income yang mereka punya. Selain itu, menggunakan kendaraan pribadi secara bersamaan di waktu prime time akan membuat jalanan menjadi macet.

Maka solusinya, coba deh beralih ke transportasi umum, seperti bus kota. Selain lebih hemat, kamu juga bisa mengurangi kemacetan dan polusi. Bayangkan saja, dibandingkan dengan satu orang naik satu motor, bukankah lebih ramah lingkungan jika banyak orang dalam satu transportasi?

Image result for city bus

beagreencommuter.com

2. Bawa Bekal Dari Rumah

Terkadang, saat makan di luar, tanpa disadari kamu telah menghabiskan banyak uang lho. Nah, coba deh muli sekarang sesekali bawa bekal dari rumah. Dengan membawa bekal sendiri kau bisa hemat ratusan ribu per bulannya, bisa dibilang 3x kali lebih hemat. Enggak percaya? Sekarang coba deh sama-sama kita bandingkan pengeluaran rata-rata untuk makanmu: beli vs bawa bekal.

Seperti yang disebutkan di atas, di kota besar seperti Jakarta, dalam satu hari kamu akan menghabiskan rata-rata Rp 70 ribu–Rp 100 ribu untuk makan dan jajan. Jika ditotal dalam sebulan kamu bisa habis hampir Rp 2 juta. Banyak juga kan? Kalau kamu membawa bekal, setidaknya bisa mereduksi pengeluaranmu untuk kebutuhan lainnya.

Image result for lunch box

AliExpress.com

3. Jangan Cuma Ditabung, Mulai Investasi

Pendapatan perbulan jangan cuma ditabung aja. Uang yang disimpan dalam bentuk tabungan, pada umumnya bisa digunakan saat diperlukan ketika keadaan mendesak. Maka menabung bisa dikategorikan simpanan jangka pendek.

Hal tersebut sangat berbeda dengan investasi yang memiliki tujuan utama sebagai bentuk simpanan jangan panjang. Biasanya setiap investasi memiliki periode tertentu, misalnya saja jangka waktu 5 tahun, 10 tahun bahkan lebih. Dengan begitu, sebagai investor memiliki harapan yang lebih di masa yang akan datang.

4. Buatlah Daftar Keperluan, Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Ciri khas milenial jaman sekarang adalah jiwa konsumtifnya yang tinggi. Maka supaya pengeluaranmu bisa dikontrol mulailah buat daftar keperluan. Pisahkan antara kebutuhan dan keinginanmu.

Untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, mari kita sama-sama membayangkannya. Hal apa saja yang jika tidak kita miliki maka kita tidak dapat melangsungkan kehidupan kita? Apakah handphone, buku, videogames, rokok, atau hal lainnya? Sepertinya untuk jawaban dari pertanyaan ini, kita semua akan sepakat bahwa semua manusia tidak akan dapat bertahan hidup tanpa makan dan minum. Ya benar, makan merupakan salah satu kebutuhan manusia. Tetapi apakah makanan tidak dapat menjadi keinginan?

Berdasarkan tingkat kebutuhannya, kebutuhan manusia dibagi menjadi 3 jenis kebutuhan, yaitu kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Ketika berbicara tentang kebutuhan dan keinginan, semua kebutuhan diatas, termasuk kebutuhan primer bisa terkandung keinginan di dalamnya. Sebagai contoh, memang makanan merupakan kebutuhan hidup manusia, tetapi jika setiap hari harus makan di restoran mewah, hal tersebut bukan lagi menjadi kebutuhan tetapi keinginan.

Jadi gimana gengs, pengen kaya? Yuk mulai pola hidup hemat dari sekarang!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *