fbpx

Dolar AS semakin menguat. Terjadinya perang dagang antara Amerika dan negara lainnya masih berdampak pada melemahnya nilai mata uang rupiah. Kondisi ini disebabkan oleh banyaknya investor yang berpaling ke Amerika sebagai tempat untuk menyimpan uang mereka. Bisa dibilang sekarang Amerika sedang berada di atas nDari data ekonomi AS yang dirilis malam ini, Indeks PMI Manufaktur AS, menunjukkan kenaikan ke level tertinggi sejak tahun 2004.

Perang Dagang Dengan China

Kali ini kebijakan Amerika yang menaikkan suku bunga membuat perekonomian mereka meningkat. Namun dampaknya, karena investor jadi lebih tertarik berinvestasi di Amerika (lebih aman), negara berkembang pun jadi terkena dampaknya. bahkan kebijakan yang paling kental terasa adalah Public Comment Period untuk proposal bea impor baru AS terhadap barang-barang China akan berakhir pada hari Kamis lusa. Presiden AS Donald Trump dapat menindaklanjuti rencana untuk menerapkan bea impor tambahan sebesar $200 miliar. Namun kebijakan tersebut belum jelas kapan aturan impor tambahan ini akan segera diberlakukan.

Di sisi lain, bank-bank BUMN China telah memasang swap bagi Dolar AS terhadap Yuan, dalam rentang tenor satu bulan hingga satu tahun (a month to a year) untuk pasar di wilayah China lepas pantai (offshore). Hal ini menyediakan support bagi Yuan, karena pasar bersiap menghadapi perang dagang antara AS dan China.

Kanada Juga Kena Dampaknya

Tidak hanya benua Asia saja yang mengalami masalah perekonomian yang disebabkan oleh meningkatkan pertahanan ekonomi Amerika, tetangga sebelah Amerika yakni Kanada pun mulai ikut terkena dampaknya. Hal ini bisa kamu lihat dari hubungan perdagangan AS dengan Kanada juga belum menemukan titik temu. Negosiasi yang digelar akhir pekan lalu, berakhir tanpa adanya kesepakatan sesuai harapan Presiden Trump untuk merombak perjanjian NAFTA. Dolar Kanada bahkan melemah terhadap Dolar AS ke level rendah enam bulan terakhir ini gara-gara ketidakpastian ini.

Baca Juga: Asian Games 2018, Apakah Mempengaruhi Ekonomi Indonesia?


1 Comment

Pemain Saham Ketar Ketir, IHSG di Buka Lemah Lagi · September 6, 2018 at 11:27 PM

[…] Baca Juga: Dolar Semakin Menguat, Gimana Kondisi Rupiah? […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *