fbpx

Perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang menyisakan banyak cerita yang nggak terlupakan. Mulai dari acara opening, closing, hingga para atletnya. Nggak tanggung-tanggung, penyelenggaran Asian Games tahun ini sudah diakui keapikannya oleh negara-negara sebelah. Konsepnya, kemeriahannya, hingga artis-artis yang terlibat.

Tapi kalau kita out of topic bahas ekonomi Indonesia yang sedih ini, acara Asian Games 2018 yang lalu ada pengaruhnya nggak sih buat pertumbuhan ekonomi Indonesia?

Jawabannya, ada bro-sis! Kok bisa?

Dilansir dari laman liputan 6, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menyatakan, sektor mendapatkan dampak positif dari Asian Games yaitu transportasi, pariwisata, jasa, makan, minuman dan hiburan. Tampak kenaikan jumlah pengunjung baik di Jakarta dan Palembang, hingga Bali. Selain itu, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga kecipratan manfaat ekonomi Asian Games 2018, melalui pembuatan dan penjualan pernak pernik Asian Games.

Namun hal itu juga diimbangi dengan biaya pengeluaran yang terbilang besar untuk persiapan Asian Games ini. Seperti yang dikatakan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, biaya pengeluaran DKI Jakarta saat menjelang dan pelaksanaan Asian Games bertambah sekitar Rp 40,6 triliun. Angka ini diraih dari kegiatan kontruksi persiapan saran dan prasarana senilai Rp 18,5 triliun, kegiatan opersional penyelenggaraan Rp 20,9 triliun dan kegiatan pengunjung domestik mancanegara Rp 1,2 triliun.

Sementara dari segi biaya pengeluaran Kota Palembang bertambah sebesar Rp 11,1 triliun. Ini terdiri dari kegiatan konstruksi persiapan prasaranan dan sarana Rp 9 triliun, kegiatan operasional penyelenggaraan Rp 1,6 triliun dan kegiatan domestik dan mancanegara negara sebesar Rp 439 miliar. Lumayan besar bukan?

Tapi hal itu sebenarnya tidak perlu dijadikan masalah. Sisa infrastruktur Asian Games 2018 akan bermanfaat di tahun-tahun berikutnya. Nantinya akan muncul pentas olahraga baru, infrastruktur baru. Jika mau mengingat sejarah nih, di tahun 1962 kita punya kompleks olahraga Senayan, kalau tidak jadi tuan rumah belum tentu punya. Pe er nya dikemudian hari adalah apakah pariwisata, kesepakatan kerja, kesepakatan usaha, promosi wilayah Jakarta dan Palembang bisa juga meningkat.

Baca Juga: Krisis Argentina Turki, Nilai Rupiah Turun Tajam


1 Comment

Dolar AS Semakin Menguat, Bagaimana Kondisi Rupiah? · September 6, 2018 at 1:59 PM

[…] Baca Juga: Asian Games 2018, Apakah Mempengaruhi Ekonomi Indonesia? […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *