fbpx

Kabar kurang baik lagi-lagi mengancam nilai mata uang kita nih, Sahabat Portofolio. Per tanggal 31 Agustus 2018, nilai mata uang rupiah mencapai titik Rp 14.800-an. Kondisi sedikit agak ekstrem mengingat beberapa waktu lalu angka rupiah masih di atas Rp 14.400-an.

Kondisi seperti ini tentu membuat kondisi perekonomian Indonesia jadi ikut terpengaruhi. Seperti halnya PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bersiap menaikkan harga jual beberapa produk bebas dan produk nutrisi mulai kuartal ketiga tahun ini hingga akhir tahun secara bertahap. Hal ini dilakukan karena nilai tukar rupiah yang terus melemah dan menyebabkan tingginya beban impor untuk bahan baku produksi.

Pelemahan rupiah menyebabkan harga produksi meningkat karena kenaikan biaya impor bahan baku. Apalagi dengan kondisi perusahaan ini dimana 90% bahan baku produksi berasal dari impor.

Direktur Utama Kalbe Farma Vidjongtius mengungkapnya pihaknya sedang melakukan dua hal, pertama pelaksanaan efisiensi internal produksi dan mata rantai supply chain. Kedua, melakukan persiapan kenaikan harga jual produk obat bebas dan produk nutrisi di kuartal tiga dan empat nanti.

Tidak hanya PT Kalbe Farma Tbk yang mengeluhkan kondisi seperti ini, industri otomotif pun juga merasakan dampaknya. Mereka juga bersiap menaikkan harga jual hingga 3%.

Dilansir dari laman CNBC Indonesia, Presiden Direktur PT Hyundai Motor Indonesia (HMI), Mukiat Sutikno mengatakan pergerakan dolar AS terlalu kuat sekali terhadap seluruh mata uang asing, tidak terkecuali rupiah. Alhasil mau tidak mau perusahaan harus menaikkan harga jual mobil secara progresif. Dia mengatakan kenaikan harga jual akan dilakukan secara berkala dan diperkirakan di kisaran 2-3%. Saat ini, pihak HMI masih mengkaji besarannya.

Image result for dollar rupiah

Elshinta.com

Meskipun kebijakan ini akan meresahkan beberapa pihak, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, mengungkapkan bahwa kebijakan untuk menaikan harga jual atau meningkatkan efisiensi produksi sepenuhnya merupakan domain ATPM masing-masing.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris PT. HMI ini pun berharap penguatan dolar AS tidak berlangsung lama dan dapat segera normal serta stabil kembali.

Hal yang sama tentu juga kita harapkan, ya. Semoga nilai mata uang rupiah menguat kembali.

Baca Juga: Forex Trading, Investasi Paling Keren!

Categories: Article

2 Comments

Jermaine Marotta · October 15, 2018 at 9:08 PM

With thanks! Valuable information!

Mau Cari Uang Tambahan Lewat Trading Forex, Pahami 3 Hal Ini! · September 2, 2018 at 10:49 PM

[…] Baca Juga: Rupiah Semakin Melemah, Produsen Siap Menaikkan Harga? […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *