fbpx

Akibat gempa NTB salah satu tanah ibu pertiwi, kini rata dengan tanah. Ya, tanggal 29 Juli 2018 lalu, Lombok dilanda gempa bumi 6,4 SR. Tidak hanya berlangsung satu hari, gempa Lombok terbilang cukup dahsyat. Sebab Sampai tanggal 30 Agustus pukul 07:00 WIB, BMKG mencatat telah ada 595 Foreshock. Gempa susulan tanggal 5 Agustus sebanyak 914 gempa dan gempa susulan tanggal 19 Agustus berjumlah 462 gempa. Hingga saat ini gempa susulan masih terjadi. Gempa bumi susulan magnitudo 4,6 kembali mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat ( NTB), Kamis (30/8/2018) pukul 07.10 WITA.

Tidak hanya korban jiwa, peristiwa gempa bumi ini juga menyebabkan ribuan masyarakat Lombok kehilangan rumah hingga harta bendanya. Bahkan kerugian yang taksir mencapai milyaran rupiah.

Dilansir dari lama CNBC Indonesia, PT. Reasuransi Maipark Indonesia mengestimasi kerugian atau klaim asuransi akibat gempa bumi di kawasan Nusa Tenggara mencapai Rp 10-100 miliar. Adapun eksposur asuransi di kawasan bencana tersebut mencapai Rp 4,1 triliun.

Direktur Utama Reasuransi Maipark Indonesia Ahmad Fauzie Darwis mengatakan, Maipark sudah melakukan koordinasi dengan para ceding company (perusahaan asuransi umum pemberi sesi) untuk memberitahukan terjadinya gempa tersebut.

Direktur Utama aipark Ahmad Fauzie Darwis berdasarkan informasi yang diterima CNBC Indonesia, Jumat lalu (10/8/2018) mengatakan bahwa dirinya telah mengirimkan surat pemberitahuan beberapa saat pasca gempa kepada seluruh ceding company dan menanyakan apakah di daerah tersebut ada klaim dari tertanggung yang mengalami kerugian atas polis yang mereka terbitkan.

IndoSurfLife.com

Tentu adanya asuransi ini akan mempermudah masyarakat untuk mengembalikan kerugian akibat bencana alam. Namun masalahnya, pencairan dana asuransi harus menggunakan prosedur klaim terlebih dahulu. Ahmad Fauzie menjelaskan bahwasannya mereka siap membayar membayar klaim tersebut dengan terlebih dahulu melalui verifikasi proses sesuai dengan ketentuan yang ada. Ini yang perlu diketahui oleh masyarakat Lombok yang telah menggunakan jasa asuransi.

Fauzie juga juga menambahkan tim Research Development and Innovation Maipark juga akan melakukan survei ke lokasi gempa untuk menghitung dan mencatat seberapa besar kerusakan yang terjadi, sumber gempa dan kecocokan permodelan dan melakukan klasifikasi tingkat intensitas sesuai Modified Mercalli Intensity Scale (MMI) atau satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

NDTV.com

Bisa dibilang ada baiknya juga menggunakan dana simpanan sebagai asuransi. Bukan berpikir untuk hal negatif, namun asuransi bisa membuat kita lebih aman ketika ada bencana alam yang tidak terduga. Apalagi sekarang kita tinggal di negara gempa.

Jadi, mulai sekarang sisihkan tabunganmu untuk dana tak terduga. Jangan sampai ketika ada musibah datang kamu tidak ada persiapan apapun. Tapi tetep ya berdoanya yang baik-baik. Semoga Indonesia selalu dalam lindunganNya dan tidak ada lagi bencana gempa susulan.

Baca Juga: Oh, Jadi Gini Cara Kerja Asuransi Unit Link


1 Comment

Tertarik Bergabung Asuransi Unit Link? Simak Dulu Cara Mainnya! · August 31, 2018 at 3:29 PM

[…] Baca Juga:¬†Akibat Gempa NTB, Klaim Asuransi Diperkirakan Lebih Dari Rp 100 M […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *