fbpx

Namanya juga orangtua. Tentu ingin memberikan nasihat untuk anaknya apalagi terkait finansial rumah tangga. Bukan bermaksud menggurui, namun pengalaman orangtua yang telah mengalaminya sendiri di masa lalu bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan pilihanmu.

Memasuki usia dewasa, kita akan dihadapkan oleh pilihan hidup yang rumit. Pada saat kamu dan pasangan memulai hidup baru, kamu akan dihadapkan dengan penyesuaian, begitu pula dengan pasanganmu. Kondisi tersebut akan semakin banyak hal yang harus dipersiapkan supaya kehidupan bersama pasangan lebih baik.

Berikut ini Portofolio bagikan nasehat orangtua dalam hal finansial yang bisa kamu aplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

1. Sebelum Berumah Tangga, Usahakan Sudah Punya Rumah Sendiri

Kebutuhan keluarga yang menjadi hal prioritas ketika kita sudah memutuskan untuk berumah tangga. Contohnya, tempat tinggal. Sekilas tampak sepele, namun kebutuhan tempat tinggal ini menjadi hal crusial dalam rumah tangga.

Mungkin kamu mengira bahwa kamu masih bisa tinggal di rumah orang tua atau mertua, padahal kehidupan rumah tangga tidak lagi sesepele saat masih sendiri. Kamu akan hidup bersama pasanganmu. Tentunya ada hal-hal yang harus diurus sendiri tanpa bantuan orangtua.

Kamu bisa mulai dengan tabungan rencana atau deposito yang dialokasikan khusus untuk membeli rumah. Setidaknya jika belum memiliki dana yang mencukupi, kalian bisa menyewa rumah sehingga bisa hidup lebih mandiri dan lebih bisa fokus dalam mengatur keuangan guna keperluan-keperluan lainnya. Kebutuhan sekolah anak dan lain sebagainya bisa lebih diutamakan pada saat telah memiliki tempat tinggal sendiri.

Pertanyaannya, sekarang apakah kamu sudah mempersiapka biaya untuk hal-hal itu?

2. Mulai Investasi Tanah

Jika kebutuhan tempat tinggal telah terpenuhi, maka kini saatnya mulai untuk menabung. Menabung bisa dengan cara investasi tanah. Langkah ini bisa berdampak baik untuk kesehatan keuangan keluargamu. Sebab harga tanah tidak dipengaruhi oleh inflasi setiap tahunnya.

Biasanya hanya letak dan lokasi tanah yang membuatnya berbeda harga. Nah peluang inilah yang bisa kamu ambil untuk dijadikan investasi di masa depan. Keuntungan tiap tahun bisa berjumlah besar.

Buat kamu yang telah berumah tangga namun belum punya rumah, maka kamu bisa mulai beli tanah terlebih dahulu. Mengingat harga tanah setiap tahunnya naik, maka sebaiknay segeralah beli tanah yang kamu inginkan.

Kemudian kamu bisa mengumpulkan uang lagi untuk membangun rumah sederhana dan diperluas ketika uang sudah terkumpul kembali.

3. Usahakan Menabung Emas

Salah satu tabungan yang tidak dipengaruhi oleh inflasi adalah emas. Setelah kebutuhan akan tempat tinggal sudah terpenuhi, maka saatnya mulai menabung dengan emas. Selain bisa dijadikan sebagai perhiasan yang dipakai sehari-hari, emas juga bisa sebagai investasi yang menjanjikan.

Pada dasarnya, orang yang menabung emas sama saja dengan membeli barang jangka panjang yang nilainya tidak turun ketika Anda menyimpannya. Hal ini akan terhindar dari risiko terkena inflasi. Meskipun begitu harga logam mulia yang satu ini kadang harganya naik atau turun karena dipengaruhi oleh mata uang.

4. Mengajarkan Anak Menabung

Di lingkungan keluargalah pendidikan pada anak memiliki pengaruh yang sangat besar. Salah satu nilai yang bisa ditanamkan adalah dengan mengajarkan sang buah hati untuk terbiasa dengan menabung.

Pengaturan uang yang baik ini perlu dilakukan sehingga budaya hemat sudah tertanam sejak kecil.

Anak bisa diajarkan untuk tidak selalu menghabiskan uang saku yang diberikan oleh orangtua. Biasakan untuk mengeluarkan uang seperlunya saja sehingga bisa dialokasikan sebagian lainnya untuk keperluan di masa depan.

Anak kecil bisa mengalokasikan untuk menabung seperti membeli mainan yang disukainya.

5. Komunikasi Finansial Secara Terbuka

Komunikasi menjadi hal krusial dalam keluarga. Keterbukaan komunikasi dilakukan dalam keluarga untuk menyelaraskan tujuan dan menyelesaikan masalah apapun termasuk masalah pekerjaan dan juga keuangan.

Hal ini sangat penting untuk memberikan rasa percaya antara suami, istri dan juga anak. Keadaan ini akan mengakibatkan kondisi keluarga yang harmonis serta bisa menyelesaikan masalah bersama-sama.

Baca Juga: Padahal Banyak Manfaatnya, Inilah 5 Anggapan Salah Tentang Investasi

Orang yang sudah membangun keluarga perlu mengusahakan saling terbuka dalam semua hal dilakukan. Mulai dari semua kebutuhan keluarga, keuangan dan pekerjaan rumah yang bisa dibicarakan secara baik-baik.

Jadi bagaimana Sahabat Portofolio, sudah nasihat orangtua sudah kalian terapkan dalam kehidupan sehari-hari?


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *