fbpx

Mulai 21 Juli, ESMA memberlakukan kebijakan leverage baru. ESMA (Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa) mengumumkan niatnya untuk memberlakukan peraturan baru mengenai industri perdagangan. Kebijakan yang diberlakukan ESMA mulai Juli ini yakni:

– Pengenaan batas leverage – maks 1:30

– Aturan Margin Close Out (MCO) sebesar 50% berdasarkan user

– Perlindungan saldo negatif per basis akun – broker masih harus membayar penyedia likuiditas, tetapi Anda tidak perlu membayar broker

– Pembatasan pada incentivisasi perdagangan

– Peringatan risiko standar

– Melarang pemasaran, distribusi, dan penjualan opsi biner

Kebijakan baru ESMA tentu ditanggapi pro kontra oleh pelaku industri trading. Jika dilihat dari segi keamanan dalam trading, kebijakan ESMA sebenarnya bertujuan untuk melindungi pengguna dari program investasi penipuan. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa butir aturan yang diberlakukan seperti pembatasan leverage. Bisa dibilang, kebijakan ESMA kali ini untuk melindungi psikologis trader supaya tidak terlalu merasa “down” jika mengalami kerugian.

Peraturan-peraturan ini setidaknya akan mengimbangi kerugian mereka dan menawarkan stabilitas tambahan pada akun perdagangan klien ritel. Dengan berlakunya kebijakan ini akan menyebabkan trader pemula mencari informasi yang lebih valid dan lebih mempersiapkan apa yang mereka hadapi.

Sementara bagi pengguna, kebijakan ESMA agak sedikit merugikan karena membuat para pengguna kurang fleksibel untuk melakukan trading. Trader awal yang biasanya bisa menaruh modal trading sebesar $100, nantinya akan bertambah mahal. Begini contoh Persyaratan Margin Dengan 1: 100 (A) dan 1:30 (B) Leverage:

A. Memperdagangkan 3 lot EUR / USD menggunakan leverage 1: 100 dengan akun dalam denominasi USD:

Ukuran perdagangan: 300.000

Nilai tukar mata uang akun: 1,200

Margin yang Diperlukan: 300.000 / 100 * 1,200 = $ 3,600

B. Memperdagangkan 3 lot EUR / USD menggunakan leverage 1:30 dengan akun dalam denominasi USD:

Ukuran perdagangan: 300.000

Nilai tukar mata uang akun: 1,200

Margin yang dibutuhkan: 300.000 / 30 * 1.200 = $ 12.000

Dengan akun $ 10.000, kamu tidak bisa menempatkan 3 lot perdagangan dengan aturan baru tentang leverage. Ukuran perdagangan tertinggi kamu hanyalah 2,5 lot dalam contoh ini.

Namun demikian, jika kamu ingin mengambil risiko lebih tinggi, kamu masih memiliki lebih dari cukup kesempatan untuk melakukannya. Menempatkan 2,5 lot perdagangan dengan saldo $ 10.000 masih akan dianggap cukup berisiko di mata Evestin Forex.

Masih Berharap Leverage Lama?

Image result for ESMA

Jika kamu masih keberatan dan ingin trading dengan perbandingan leverage seperti semula, masih ada pilihan untukmu. Jika kamu merasa memiliki cukup pengalaman dalam industri trading, kamu bisa memilih untuk mengesampingkan kebijakan baru dengan menjadi “profesional elektif”. Hal ini memungkinan kamu menerima leverage lama. Tapi supaya bisa diijinkan melakukan ini, kamu harus lulus tes kualitatif serta tes kuantitatif. Tanyakan kepada broker pilihanmu untuk informasi tambahan.

Jadi bagaimana pendapatmu dengan kebijakan ini? Apakah broker lokal akan mengadopsi kebijakan ESMA juga? Let’s see..

Baca Juga: Sempat Rugi Besar, Beginilah Perjalanan Ricard Dennis Menjadi Master Trader

 


1 Comment

Mengalahkan Saudaranya, Kylie Jenner Menjadi Miliarder Muda · July 17, 2018 at 5:36 PM

[…] Baca Juga: Mulai 21 Juli, ESMA Memberlakukan Kebijakan Baru Untuk Uni Eropa […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *