fbpx

Bagi trader, kehadiran FOMC selalu ditunggu-tunggu. Sebab pada event fundamental ini akan memberikan dampak besar terhadap pelaku pasar seperti spekulan, investor, hedge fund manager, dan tentunya trader.

Apa itu FOMC?

Image result for Federal Open Market Committee

investors-corner.bnpparibas-am.com

Federal Open Market Committe atau sering disingkat FOMC merupakan kumpulan pejabat The Fed (bank sentral AS) yang terpilih untuk memiliki suara dalam menentukan kebijakan moneter AS. Anggota FOMC terdiri dari anggota permanen dengan posisi ketua The Fed yang sedang menjabat dan 4 dewan gubernur sebagai anggota permanen. Sementara beberapa ketua dari The Fed wilayah ditunjuk sebagai posisi anggota temporer.

Federal Open Market Committe biasanya menggelar 8 rapat dalam setahun. Dalam forum tersebut mereka mendiskusikan kondisi ekonomi dan keuangan AS, serta melakukan voting untuk menentukan arah kebijakan moneter bank sentral. Kebijakan yang dibuat pada forum ini diatur sedemikian rupa supaya memiliki dampak pada masyarakat luas. Hasil voting FOMC menentukan kenaikan atau penurunan suku bunga, menambang, mengurangi, hingga mengakhiri stimulus. Stimulus moneter biasanya dilakukan dengan membeli surat berharga pemerintah.

Waktu pelaksanaan FOMC ini tidak menentu. Bergantung pada keadaan pasar atau keputusan anggota. Untuk menentukan suatu kesimpulan, FMOC memilih 2 istilah yakni hawkish dan dovish. Hawkish merupakan tindakan FOMC yang mendukung pengetatan kebijakan moneter seperti kenaikan suku bunga atau penarikan dan pengurangan stumulus. Sementara, dovish merupakan keputusan FOMC yang condong pada pelonggaran menoter, seperti menurunkan suku bunga, membuat atau menambah stimulus.

Pengaruh Penting FOMC

Kenapa FOMC berpengaruh penting terhadap ekonomi AS? Hal ini dikarenakan pada rapat FOMC akan memberikan dampak kebijakan moneter yang berpengaruh besaar terhadap roda ekonomi AS. Para investor dan pelaku pasar biasanya akan selalu mengamati keputusan FOMC yang memiliki pengaruh besar pada mata uang dunia. Saat FOMC berusaha menggenkot atau menurunkan nilai tukar USD, maka mata uang dan aset lain akan terpengaruh. Alhasil tercipta efek domino dalam pasar investasi.

infographic of fomc voting members

Dilangsir dari laman seputarforex.com menambahkan, jika Federal Open Market Committee bernada hawkish, USD biasanya menguat dan sentimen pasar terhadap mata uang tersebut akan cenderung bullish. Ini artinya, mata uang lain yang berhadapan dengan USD dalam satu pair akan mengalami pelemahan. Misalnya saja, ketika USD/JPY dan USD/CAD melonjak, EUR/USD dan GBP/USD justru melorot. Namun apabila langkah hawkish Federal Open Market Committee sudah diproyeksikan, maka penguatan Dolar AS biasanya lebih terbatas.

Baca Juga: Banyaknya Pengangguran, Inilah Pentingnya Laporan Klaim Pengangguran Awal Pada Trading Forex

Namun nilai USD bisa saja menurun ketika voting FOMC. Jika itu terjadi hal tersebut menyatakan isyarat dovish. Penurunan tersebut bisa semakin tajam ketika langkah Federal Open Market Committee menjadi kejutan yang tidak diprediksi pasar. Namun apabila para analis sebelumnya sudah melihat kemungkinan tersebut, maka USD bisa jadi tak merosot terlalu jauh, atau bahkan berpotensi menguat meski hanya sedikit karena aksi profit taking.


1 Comment

NOVIAN MF · November 23, 2018 at 6:49 PM

Ahhh, susah untuk difahami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *