fbpx

Siapa sih yang nggak ingin memiliki tabungan yang banyak. Tentu semua ingin. Tapi biasanya setelah tabungan terkumpul dengan jumlah yang cukup besar, lantas mau diapakan tabungan tersebut?

Ada yang menjawab ditabung ada juga yang diinvestasikan. Oke, keduanya sama-sama disimpan bukan? Let say, semua uang yang nganggur akan kamu simpan.

Pertanyaannya, karena tinggal di Indonesia maka Anda pun akan dibayar dengan uang rupiah bukan? Kalau sudah begitu. Apakah Anda akan tetap mempertahankan menyimpan dana rupiah atau menukarnya menjadi dolar?

Nilai Mata Uang yang Cukup Stabil

wallpapercave.com

Beberapa waktu lalu, nilai rupiah terhadap dolar mencapai IDR 14.000. Nilai ini tentu mengingatkan kita pada krisis moneter yang terjadi tahun 1998 yang lalu. Bagi beberapa orang kondisi ini merugikan. Namun ada juga yang berpesta pora karena menyimpan dollarnya sehingga mendapatkan selisih konversi yang cukup banyak. Akibatnya, banyak yang mencoba mengalihkan investasinya ke dalam dolar AS.

Kapan Investasi Dalam Dolar Menguntungkan?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, keuntungan dari investasi mata uang dollar dari adanya perbedaan konversi mata uang tersebut terhadap rupiah. Bila nilai rupiah lemah maka Anda akan semakin banyak mendapat keuntungan. Lalu bagaimana jika mata uang rupiah sudah stabil?

Sebenarnya saat mata uang rupiah sudah stabil, investasi dalam Dolar bisa tetap menguntungkan. Karena bagaimanapun stabilnya, mata uang tetap akan mengalami inflasi. Inilah yang menjadi pintu atau celah dari investasi dolar. Kecuali bila pemerintah mengubah kebijaksanaan di bidang valas, seperti fixed currency.

market.bisnis.com

Jika Ada, Sisihkan Sebagian Rupiah Sebagian Dolar

Melihat peluang seperti itu, maka Anda bisa mencoba menyimpan uang dengan rupiah dan dollar. Bahkan kini banyak perusahaan-perusahaan yang sudah terbiasa menyimpan mata uang asing. Terutama perusahaan yang melakukan transaksi dengan negara lain dan menggunakan mata uang asing.

Tak jarang pula perseorangan yang mengikuti juga. Apalagi saat melihat peluang keuntungannya. Pihak bank pun juga sudah banyak menawarkan produk investasi dalam bentuk dolar.

Baca Juga: Opec Mengupayakan Kompromi Menit Terakhir, Iran Menolak Meningkatkan Pasokan

Ada banyak model investasi dalam mata uang yang bisa Anda pilih. Seperti, Obligasi (Bonds), Reksadana (Mutual Fund), Saham, maupun Trading Valas. Jika Untuk Anda baru memulai mencoba investasi, memang sebaiknya tidak langsung terjun ke Trading Valas jika belum mempelajari seluk beluknya dan memahami faktor-faktor Makro ekonomi yang mempengaruhi fluktuasi Dolar. Keuntungan memang bisa tinggi tapi risikonya pun tinggi pula, sehingga jika kita tidak hati-hati bisa jadi uang yang kita tanam akan menguap seluruhnya.


2 Comments

ADEL · November 13, 2018 at 10:56 AM

bagaimanapun stabilnya, mata uang tetap akan mengalami inflasi. Inilah yang menjadi pintu atau celah dari investasi dolar.

Badan yang Sehat, Otak yang Sehat Untuk Mengoptimalkan Trading Anda · June 26, 2018 at 4:38 PM

[…] Baca Juga: Pilih Nabung Dolar atau Rupiah? […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *