fbpx

Riset Inventures Indonesia melansir, ada 64 persen generasi millenials yang meluangkan waktu dan biaya untuk makan di restoran setidaknya satu kali dalam sebulan. Bahkan, 30 persen millenials di antaranya menyambangi restoran hingga lima dalam sebulan.

Millenials merogoh kocek paling sedikit Rp 50 ribu – Rp 100 ribu untuk satu kali makan di restoran. Apalagi, aktivitasnya tak sekadar makan. Inventures menyebut 83 persen respondennya yang merupakan millenials bahkan pergi ke restoran untuk bersosialisasi.

Sementara, 48 persen responden mengaku sekadar menghabiskan waktu luang dan 24 persen responden lainnya hanya ingin berfoto mengambil gambar-gambar bagus. Fenomena ini muncul sebagai imbas perubahan pola kebutuhan masyarakat dari kebutuhan dasar (basic needs) menjadi kebutuhan mengisi waktu senggang (leisure needs).

Saat ke kedai kopi misalnya, orang-orang tidak sekadar ngopi, tapi juga untuk berfoto dan dibagikan di media sosial. Di sini, mereka tergugah untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain, bisa dilihat dari likes di instagram dan sebagainya. Untuk itu, nilai barang dan jasa yang ditawarkan harus bisa bergerak dari utility value ke arah experience dan connection value.


1 Comment

Generasi Milenial Menjadi Generasi Pengubah Gaya Kerja | Portofolio Indonesia · May 14, 2018 at 6:00 PM

[…] Baca Artikel Kami “Leisure Lifestyle, Gaya Hidup Kaum Millenial” […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *