fbpx

Forex dan Saham, Lebih Aman yang Mana untuk Trader Pemula?

Beberapa orang yang ingin mencoba terjun di dunia pasar modal entah itu saham, forex, atau komoditas tentu pertanyaan yang sering dilontarkan adalah tingkat resiko yang dimiliki oleh instrumen-instrumen investasi tersebut. Kemungkinan kehilangan modal yang ada tentu mempengaruhi pilihan dalam berinvestasi. Resiko kehilangan modal investasi kerap menjadi momok yang cukup ditakuti bagi sebagian orang yang ingin terjun dalam bisnis pasar modal atau sering disebut dengan trading.

Baca Juga Artikel Kami “Bagaimana Berpikir Seperti Seorang Trader Professional?”

Perlu kita ketahui bahwa pada dasarnya investasi dalam bentuk apapun pasti memiliki resiko khususnya resiko keuangan yang berakhir pada kerugian. Besar kerugian pun bermacam-macam, dari mulai yang menyebabkan kita kehilangan sebagian modal kecil kita sampai menyebabkan kita kehilangan seluruh modal kita. Tetapi sebetulnya besarnya kerugian yang akan terjadi itu semua tergantung dari cara kita trading terutama bagaimana mengatur kita mengatur resiko.

Rick Wright, seorang trader dan instruktur pada Online Trading Academy menyarankan besarnya resiko per transaksi lebih baik hanya sebesar antara 0.5% sampai 2% dari modal yang ditradingkan. Contoh apabila kita memiliki modal Rp. 50.000.000,- dan resiko kita tetapkan sebesar 2% maka maksimal kerugian per transaski sebesar Rp. 1.000.000,-. Dengan begitu ketika mengalami kerugian, kita tidak kehilangan seluruh modal kita.

Tiap instrumen trading memiliki resikonya sendiri dan sama-sama berpotensi membuat kita kehilangan seluruh modal kita. Tetapi apabila kita menguasai strategi trading yang jelas dan baik serta manajemen resiko yang tepat maka trading apapun modal kita akan aman dan mendapat profit yang lebih konsisten.

Referensi: Rick Wright – lessons.tradingacademy.com

Categories: Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *