fbpx

LINE Meluncurkan Pertukaran Mata Uang Cryptocurrency

Layanan pesan Jepang Line Corp memperluas jangkauannya ke dalam teknologi keuangan, atau fintech, dengan perusahaan baru yang menawarkan pertukaran mata uang, pinjaman dan asuransi mata uang.

Perusahaan yang terdaftar di Tokyo dan AS telah menawarkan layanan transfer uang dan pembayaran yang disebut Line Pay. Tetapi pada hari Rabu mengumumkan akan meluncurkan divisi baru yang disebut Line Financial Corporation untuk membiarkan pengguna bertukar mata uang digital dan menggunakan layanan keuangan lainnya dalam aplikasi. Tetapi mereka tidak menambahkan rincian spesifik tentang apa yang akan terjadi.

Baca Artikel tentang Fintech

Line menambahkan bahwa mereka bermaksud untuk “mempromosikan penelitian dan pengembangan teknologi seperti blockchain” dengan penciptaan penawaran keuangan baru. Ia mengklaim bahwa unit pembayarannya telah mencetak “pertumbuhan besar” pada tahun 2017, dengan volume transaksi tahunan global lebih dari 450 miliar yen ($ 4,1 miliar) dan 40 juta pengguna terdaftar.

LINE Mengikuti Trend Cryptocurrency

Perusahaan Jepang ini memiliki 200 juta pengguna aktif bulanan secara global dan menghadapi persaingan yang selalu meningkat. Pesaing mereka dari orang-orang seperti Facebook milik WhatsApp di empat pasar utama Jepang, Thailand, Indonesia dan Taiwan.

Diumumkan oleh Line yang sedang mengikuti berita mengenai cryptocurrency heist, di mana lebih dari $500 juta alternatif cryptocurrency NEM. Mereka mengambil dari Pertukaran Coincheck Jepang, ketika terjadi peretasan besar-besaran pada minggu lalu.

Baca Tentang Cryptocurrency

Regulator merasa tidak nyaman dengan tempat mata uang virtual karena perubahan harga dan laporan penipuan, pencucian uang, dan aktivitas meragukan lainnya yang terkait dengannya.

U.S. Securities dan Exhange Commission pada hari Selasa pindah untuk menghentikan dan membekukan aset dari  Initial Coin Offering (ICO) yang dijalankan oleh perusahaan yang berbasis di Dallas, AriseBank. ICO adalah sarana crowdfunding yang kontroversial untuk pemula yang menjual koin digital baru untuk meningkatkan modal.

Korea Selatan telah memperkenalkan aturan baru untuk mengendalikan investasi cryptocurrency spekulatif, membatasi perdagangan ke rekening bank real-name. Kantor bea cukai negara itu juga mengklaim telah menemukan hampir $ 600 juta dalam kejahatan cryptocurrency termasuk perdagangan valuta asing ilegal.

Sementara itu, pada hari Selasa Facebook mengatakan bahwa melarang semua iklan cryptocurrency untuk mengurangi risiko pengguna disesatkan atau ditipu.

Klarifikasi: Kisah ini telah diubah untuk menunjukkan bahwa Line Corp memiliki 200 juta pengguna aktif bulanan secara global.

 

Sumber: CNBC Indonesia



4 Comments

Dunia Ekonomi Kekurangan Pekerja, Sedangkan Banyak Pengangguran | Portofolio Indonesia · May 4, 2018 at 5:52 PM

[…] Baca Juga Tentang Line Meluncurkan Cryptocurrency […]

Perdamaian Korea Utara--Selatan Bawa Rezeki | Portofolio Indonesia · May 7, 2018 at 6:01 PM

[…] Baca Artikel Tentang LINE Meluncurkan Mata Uang Cryptocurrency […]

Pak Suherman, Satpam Yang Main Trading | Portofolio Indonesia · May 23, 2018 at 12:16 PM

[…] Baca Juga Tentang Line Meluncurkan Crytocurrency […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *