fbpx

Industri fintech kini semakin berkembang didukung oleh perkembangan teknologi yang maju sangat pesat serta diiringi oleh founder-founder muda yang visioner membuat bisnis dibidang ini semakin kompetitif. Semakin hari bisnis-bisnis baru dibidang financial technology kian bermunculan dengan ide-ide brilian. Founder-founder muda yang memutuskan untuk terjun ke dunia startup khususnya fintech. Mereka paham betul apa yang dibutuhkan oleh pasar serta permasalahan apa yang dirasakan oleh  calon konsumen.

Apa yang Mengganggu Financial Konvensional karena Fintech?

Perusahaan konvensional dibidang jasa finansial harus mempersiapkan diri menghadapi gempuran startup-startup fintech yang perlahan terus menggerus lahan pemasukan mereka. Tidak dapat dipungkiri startup-startup fintech sangat pintar mengambil pasar yang belum bisa digapai oleh perusahaan financial service. Berdasarkan data Findex Bank Dunia 2014, jumlah penduduk dewasa Indonesia yang telah memiliki rekening di lembaga keuangan formal sekitar 36%. Meski meningkat dari 2011 sebesar 19,696, namun literasi perbankan di Indonesia masih cukup rendah.

Pasar industri keuangan di Indonesia masih sangat luas, 64% jumlah penduduk dewasa bahkan belum bisa digapai oleh lembaga keuangan formal. Sepanjang 2016 masyarakat Indonesia yang terdaftar sebagai investor di pasar modal baru sekitar 0.39% artinya penduduk Indonesia masih banyak yang belum paham begitu pentingnya pengetahuan dibidang financial service termasuk investasi.

Model Bisnis Startup Fintech Melengkapi Financial Konvensional

Bila diperhatikan model bisnis perusahaan startup fintech sebenarnya tidak secara langsung mengincar pasar yang telah digapai oleh bisnis jasa keuangan konvensional, tetapi justru melengkapi produk atau jasa keuangan yang belum digarap oleh perusahaan konvensional. Lalu, sebenarnya perusahaan konvensional dibidang financial service dapat berkolaborasi dengan perusahaan startup fintech karena service yang ditawarkan pada konsumen justru saling melengkapi.

Cari lebih banyak artikel lainnya Portofolio Indonesia disini
Untuk artikel sebelumnya : https://blog.portofolio.co.id/2018/04/19/manfaat-mata-uang-kripto-cryptocurrency/



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *